Kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dengan adanya dukungan dari semua pihak yaitu :
Kader Posyandu, Pemdes Delik, Bidan Desa Delik, BPD Desa Delik,
Kader KPM, TP PKK Desa Delik, Guru TK/PAUD, Keluarga Sasaran,
BABIN, Kecamatan Tuntang.

- Sambutan dan arahan perwakilan Camat Tuntang ibu ENI YUSNITA
Beliau sangat berterimakasih pada semua Stake Holder dalam penanganan Stunting. Dan juga sangat mengapresiasi pada Desa Delik dalam penanganan masalah Stunting
- Puskesmas Tuntang
- Adanya anggaran untuk pelatihan kader tuntang 6 SPM.
- Penganggaran 10 kader untuk 6 SPM, sementara baru ada 5 kader..
- Anak di umur di bawah 2 tahun harus tetap ada kelas ibu balita untuk anak-anak Stunting di Desa Delik.
- Untuk PMT, kehadirannya ditentukan oleh PMT, untuk bulan Januari sampai bulan Agustus tahun 2026, kehadirannya berkurang / menurun.
- PLKB Kec. Tuntang
- Asap rokok menyebabkan Sperma kurang berkualitas
- Anak lebih dari 2th beresiko terkena Stunting
- Untuk gizi seimbang
Calon pengantin juga harus di perhatikan dan juga Optimalkan kegiatan karangtaruna Desa. Tentang pengetahuan gizi seimbang
- Dari PLKB bantuan ayam pangan dan telur ada 93 sasaran
bantuan tersebut dari Badan Pangan Nasional. Dari 93 sasaran penerima bantuan tersebut, Desa bisa mengganti sasaran tersebut pada keluarga yang mempunyai balita.
- Latihan Mengisi Elsimi ( sip Nikah dan Hamil)
- Kader Posyandu
- Di desa Delik sudah ada 10 Posyandu Balita, 10 Posyandu Lansia dan 1 Posyandu Remaja
- Untuk penanganan Stunting, khusus di Desa delik, kader Posyandu menerima alokasi dana kurang lebih sekitar RP. 3.000.000. Berupa Susu, Biskuit, Protein dari telur, Protein dari lemak minyak dan Protein dari mentega.
- Dalam meningkatkan kapasitas. Kader posyandu memberikan Fasilitas per 3 bulan sekali kepada BKB ( Bina Keluarga Balita ) dan BKR ( Bina Keluarga Remaja ).
Kirim Komentar